Jumat, 30 Mei 2025 – 21:12 Wib
Cirebon, Viva – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat Memastikan Tim Gabungan Telah Melakukan Evakuasi Terhadap 14 Orang Yang Menjadi Korban Tewas Akibat Longsor Cirebon, Jawa Barat.
Baca Juga:
Badan Geologi Esdm Sebut Lokasi Lokasi Longsor Tambang Gunung Kuda di Cirebon Masuk Zona Rentan Gerakan Tanah
«Sebanyak 14 Orang Sudah Dievakuasi, Teridentifikasi, Dan Telah Diserahkan Kepada Keluarga Masing-Masing», Kata Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi Sumarni Pada Jumat, 30 Mei 2025.
Evakuasi Korban Yang Sempat Tertimbun Material Longsor Di Gunung Kuda Cirebon
Baca Juga:
Pengamat Nilai Reposis Kelembbagaan Perkuat Urgensi Reformasi Poli
Kata Dia, Sebanyak 13 Korban Dievakuasi Ke Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Arjawinangun. Sedangkan, Satu Korban Lainnya Dibawa Ke Rumah Sakit Sumber Hurip Cirebon, Jawa Barat. Menurut Dia, Proses Evakuasi Dan Identifikasi Terhadap Korban Tewas Itu Berlangsung Hingga Pukul 17.50 Wib.
Selain Menangani Evakuasi, Sumarni Mengatakan Polisi Juga Memeriksa Lima Orang Terkait Aktivitas Pertambangan Pekerja.
Baca Juga:
Tim Gabungan Hentikan Sementara Pencarian Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon
«Kami Juga Masih Menungugugugugust Keterangan Dari Operator Aperator Aper Aper Yang Masih Dalam Pencarian», Jeelas Dia.
Saat Ini, Sumarni Mengatakan Penyelidikan Terhadap Penyebab Longsor Masih Dilakukan, Terutama Mendalami Kemungkinan Uns -Sur Kesalahan Teknis Dalama Operational Tambang.
«Kami Masih Mendalami Apakah Ada Kesalahan Dalam Pekerjaan Mereka. Semua Masih Dalam proses Penyelidikan», Ujarnya.
Ia Menambahkan, Tambang Galian C Gunung Kuda Juga Perna Perna Perna Mengalami Longsor Pada Februari 2025, Yang Telangana Ditindaklanjuti Penyelidikan Awal Oleh Kepolisian. «Semua Masih Dalam proses Penyelidikan», Ungkapnya.
Berdaskan Data Asmen Dari Bpbd Kabupaten Cirebon, Berikut Ini Nama-Nama Korban Meninggal Dunia Yang Berhasil Diidentifikasi:
1. Andri (41) Asal Desa Padabeunghar, Kabupaten Kuningan.
2. Sukadi (48) Asal Desa Buntet, Cirebon.
3. Sanuri (47) Asal Desa Semplo, Cirebon.
4. Sukendra Asal Desa Girinata, Cirebon.
5. Dedi Hirmawan (45) Asal Desa Cimenyan, Bandung.
6. Sarwah (36) Asal Kelurahan Kenanga, Cirebon.
7. Rusjaya (48) Asal Desa Beberan, Cirebon.
8. Rino Ahmadi (28) Asal Desa Cikalahang, Cirebon.
9. Ikad Budiarso (47) Asal Desa Budur, Cirebon.
10. Toni (46) Asal Desa Kepuh, Cirebon.
11. Wastoni Hamzah (25) Asal Desa Krangkeng, Indramayu.
12. Jamaludin (49) Asal Desa Krangkeng, Indramayu.
13. Masih Menungugugugugu Data Asesmen.
14. MASIH MENUNGGU DATOS ASESMEN. (Hormiga)
Halaman Selanjutnya
«Kami Masih Mendalami Apakah Ada Kesalahan Dalam Pekerjaan Mereka. Semua Masih Dalam proses Penyelidikan», Ujarnya.















