Senin, 26 Mei 2025 – 19:54 Wib

Makkah, Viva – PPIH Saudí árabe Menyediakan Inovasi Layanan Kursi Roda Bagi Jemaah Lansia Dan Penyandang Disabilitas. Bagi Yang Membutuhkan, Jemaah Bisa Menghubungi Petugas Terkait, Baik Petugas Klotar Maupun Petugas Sektor.

Baca Juga:

6 Pencapaian Daker Madinah Layani Jemaah, Bimbingan Ibadah Hingga Salurkan 2,6 Juta Boks Makanan

Kepala Bidang Layanan Lansia, Disabilitas Dan Penanganan Krisis Dan Pertolongan Pertama Pada Jemaah (PKP2JH) Haji Lansia Dan Disbilitas Yang Ingen Melaksanakan Umrah Wajib. Yaitu Dengan Memfasilitasi Jemaah Menggunakan Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi Untuk Ibadah di Masjidil Haram.

Jemaah Haji Ingin Menggunakan Jasa Pendorong Kursi Roda Tersebut, Jemaah Haji Melapor Kepada Ketua Klotar, Ketua Klotar LaPor Ketua Sektor Dan Ketua Sektor Kepada Kepala Daker Melai Seksi Layan Jemaah Jemaah HAJI LATALILILILILILILILIALIALIA. LAPOR. Selanjutnya Kasi Layanan Lansia Dan Disbilitas Berkomunikasi Dengan Petugas Sektor Khusus Masjidil Haram Makkah.

Baca Juga:

Foto Haji 2025: Lautan Jemaah Lakukan Ibadah Tawaf di Masjidil Haram

https://www.youtube.com/watch?v=vcyjojkmmda

Suviyanto Mengatakan, Titik Kumpul Layanan Jasa Pendorongan Kursi Roda Berada Terminal Di Jabal Kakbah Dan Syib Amir. «Selanjutnya jemaah yang sudah berada di titik kumpul bertemu dengan petugas di pos sektor khusus masjidil haram untuk difasilitasi jasa penyedia roda resmi», Jelas Suviyanto.

Baca Juga:

3 Wni Diduga terlibat Haji Ilegal, Kjri Jeddah: Jangan Sampai Uang Hilan, Haji Melayang

Layanan Jasa Kursi Roda Resmi Untuk Umrah Ini Memiliki Tarif Khusus. Untuk Paket Thawaf Dan Sai (Full Umrah) Senilai 250 SAR, Untuk Thawaf /Sai Saja Senilai 100 s.

Suviyanto Menambahkan, Bagi Jemaah Haji Lansia Dan Penyandang Disabilitas Yang Membutuhkan Kursi Roda, Dapat Menghubungi Ke Petugas Sektor. «Di Sektor Sudah Disediakan Kursi Roda, Dapat Dipakai Dan Dikembalikan Lagi Setlah Selesai Ibadah», Kata Suviyanto.

Inovasi Layanan Lansia Juga Dilakukan Dalam Pelaksanaan Ibadah di Masjid Nabawi Madinah Al Munawarah, Yaitu Ibadah di Raudhah. «Prosedurnya, Jemaah Haji Melapor ke ketua ketua ketua, ketua klotar lapor ke sektor, lalu sektor lapor ke daerah kerja melalui kasi bimbingan ibadah. Masjid nabawi tintuk mangantar jemaah tersebut ke raudhah, Jelassya.

Suviyanto Mengatakan, Lansia Dan Penyandang Diberikan Kartu Kendali Sehingga Jemaah Dapat Terlayani Dengan Baik. «Dengan Begitu, Kami Dapat Mendata Jemaah Laansia Yang Akan Mendapatkan Pelayanan Khusus», Katanya.

Layanan Akomodasi

Kabid Layanan Lansia, Disabilitas Dan PKP2JH PPIH Arab Saudi, Suviyanto

Layanan Lansia Dan Disabilitas Diberikan Sejak Jemaah Tiba di Bandara Arab Arabia Saudí, Baik di Madinah Dan Jeddah. Begitu Pula Layanan Akomodasi Hotel Selama di Madinah Dan Makkah. Layanan Tersebut Diberikan Oleh
Layanan Lansia Dan Disabilitas di Daker Bandara, Daker Makkah Dan Daker Madinah Sejak Pra Armuzna, Armuzna Dan Pasca Armuzna.

«Bentuk Layanan Jemaah Haji Lansia Dan DiCilitas Antara Lain Adalah Kebutuhan Fisiknya Yaitu Makan, Minum, Penggantian Popok, Memandikan Dan Lain. Untuk Selalu Tenang Dalam Beribadah,» Kata Suviyanto.

Perlu di Ketahui Bahwa Berdaskan Data Siskohat, Jemaah Haji Lansia Berjumlah 47.384 Dengan Rentang Usia 65 SD 100 Ke Atas.

Persiapan Armuzna

Menjelang Armuzna Ini, Suviyanto Mengimbau Kepada Jemaah Lansia Dan Disabillitas Agar Senantisa Mendahulukan Ibadah Wajibnya Daripada Ibadah Sunna. «Mengingat Cuaca Ekstrem Sangat Panas, Maka Kami Harapkan Agar Jemaah Tagak Banyak Banyak Beraktivitas Di Luar Hotel», Pesannya.

Sebaliknya, Suviyanto Meminta jemaah untuk fokus pada persepan ibadah Armuzna. «Kami Imbau Kepada Lansia Kalau membutuhkan apa-appa, agar Senantisa Berkoordinasi Dengan Petugas, Supaya Tagak DiManfaatkan Oleh Orang Yang Bertanggug Jawab,» Pungkasya.

Halaman Selanjutnya

Inovasi Layanan Lansia Juga Dilakukan Dalam Pelaksanaan Ibadah di Masjid Nabawi Madinah Al Munawarah, Yaitu Ibadah di Raudhah. «Prosedurnya, Jemaah Haji Melapor ke ketua ketua ketua, ketua klotar lapor ke sektor, lalu sektor lapor ke daerah kerja melalui kasi bimbingan ibadah. Masjid nabawi tintuk mangantar jemaah tersebut ke raudhah, Jelassya.

Halaman Selanjutnya



Enlace de origen